Headlines News :

Latest Post

Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Manfaat Buah Belimbing Untuk Kesehatan

Manfaat Buah Belimbing Untuk KesehatanManfaat buah belimbing untuk kesehatan sudah tidak diragukan lagi. Buah yang mudah ditemui seperti di pekarangan rumah ini ternyata berasal dari negeri yang cukup jauh. India dan Srilanka merupakan rumah utama dari buah yang menyerupai bentuk bintang ini. Buah belimbing mempunyai julukan sebagai star fruit, hal ini dikarenakan bentuk dari buah tersebut setelah dipotong-potong kecil akan menyerupai bentuk bintang. Buah yang mempunyai nama latin Averrhoa ini sangat mudah untuk dibudidayakan khususnya di Indonesia yang terkenal sebagai daerah tropis. Tanaman dari buah belimbing ini tidak perlu banyak air untuk bisa hidup sehingga sangat cocok untuk dikembangkan di negara yang beriklim tropis. Selain rasanya yang enak ternyata manfaat buah belimbing bagi tubuh sangat bagus sehingga baik untuk dikonsumsi secara rutin.

Berbagai Macam Manfaat Buah Belimbing

Manfaat buah belimbing yang pertama yaitu dapat mencegah penyakit kanker. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kandungan vitamin C dari buah belimbing. Vitamin C berfungsi untuk memperbaiki sel-sel yang rusak, meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tubuh akan lebih kebal terhadap serangan penyakit. Manfaat belimbing yang selanjutnya yaitu dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Hal ini dikarenakan kandungan zat pektin yang dikandung oleh belimbing sangat melimpah.Bagi oaring tua yang memiliki masalah susah makan pada anaknya, dapat mencoba belimbing sebagai obat untuk meningkatkan nafsu makan pada anak. Karena kandungan retinol dan vitamin A yang terdapat pada belimbing dapat membantu meningkatkan nafsu makan.
Kandungan kadar kalium yang tinggi serta rendah kalsium pada buah belimbing sangat berkhasiat untuk mengobati penyakit hipertensi.Terapi hipertensi dengan mengkonsumsi buah belimbing sudah terbukti ampuh untuk mempercepat menurunkan tensi darah. Khasiat belimbing untuk jenis penyakit kulit seperti panu juga bisa diobati. Daging dari buah belimbing dioleskan pada sekitar daerah yang terkena penyakit panu sebanyak dua kali sehari, dalam rentang waktu tiga hari penyakit tersebut akan sembuh secara total. Dan itulah beberapa manfaat buah belimbing.

Sumber: hidupsehatbersama.com

Manfaat Cempedak Nan Lezat

Cempedak (Artocarpus champeden) adalah tanaman buah-buahan dari famili Moraceae. Bentuk buah, rasa dan keharumannya seperti Nangka, meski aromanya kerap kali menusuk kuat mirip buah Durian.

Tanaman ini berasal dari Asia Tenggara, dan menyebar luas mulai dari wilayah Tenasserim di Burma, Semenanjung Malaya termasuk Thailand, dan sebagian Kepulauan Nusantara: Sumatra, Borneo, Sulawesi, Maluku hingga ke Papua. Juga banyak didapati di Jawa bagian barat.

Dikenal secara luas sebagai cempedak atau campedak, buah ini juga memiliki beberapa nama lokal seperti bangkong (Cempedak hutan/bentuk liar, Malaysia), nangka beurit (Sunda), nongko cino (Jawa), tiwadak (Banjarmasin) dan lain-lain.

Jenisnya beragam

Cempedak terdiri atas beberapa jenis, di antaranya cempedak lokal, cempedak malaysia, nangka cempedak, dan cempedak air. Cempedak lokal adalah jenis cempedak yang paling banyak dikenal masyarakat Indonesia.

Cempedak jenis ini tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Bentuk buahnya lonjong silindris dan berwarna cokelat tanah atau agak kemerahan. Kulit buahnya berduri kecil dan relatif halus. Panjang buah antara 20-35 cm, diameter 10-20 cm, dan berat rata-rata 3-4 kg.

Daging buah cempedak lokal lunak dan mudah hancur, tipis, kaya akan serat, dan berwarna kuning gading hingga agak kemerahan, kadang juga berwarna putih sampai merah jambu tua. Rasa cempedak lokal ini sangat manis dan aromanya harum menusuk hidung, mendekati aroma durian atau mangga. Beberapa orang berpendapat bahwa cempedak lokal jauh lebih nikmat daripada nangka.

Cempedak malaysia memiliki keistimewaan pada ciri buahnya yang merupakan perpaduan antara cempedak lokal dan buah nangka. Bentuk buah cempedak malaysia sangat mirip nangka, bulat lonjong dengan duri besar, tumpul, dan warna kulit hijau.

Warna daging buah cempedak malaysia kuning kemerahan dan rasa manis. Aromanya khas, merupakan gabungan antara nangka dan cempedak.

Biji buahnya agak bulat, ukurannya sekitar dua kali lebih besar daripada biji cempedak biasa. Ukuran buahnya umumnya juga dua kali lebih besar dari cempedak biasa, dengan berat sekitar 8 kg. Nangka cempedak adalah buah khas di daerah Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat. Keistimewaan buah ini karena lebih menyerupai durian, meski teksturnya menyerupai buah cempedak lokal.

Kulit bawah nangka cempedak lebih halus dan tidak berduri. Warna kulit buah nangka cempedak hijau kehitam-hitaman. Daging buahnya berserat dan tipis. Rasanya lebih manis daripada nangka biasa dan agak pulen, meski aromanya kurang wangi. Ukuran biji nangka cempedak kecil dengan berat buah rata-rata 5 kg dan diameter 15-25 cm.

Di daerah Jambi, terutama di sekitar Sungai Tapa, terkenal pula cempedak air. Buah cempedak air berbentuk silinder dan berwarna kekuningan atau kecokelatan. Permukaan kulit buah ini berduri tumpul dengan daging buah berwarna kekuningan. Tekstur daging buah cempedak air sangat halus dan lunak. Aromanya sangat manis seperti buah cempedak lokal. Saat ini cempedak air merupakan jenis cempedak langka yang hampir punah.

Komposisi gizi

Dibandingkan dengan buah nangka, harga buah cempedak lebih mahal. Kenikmatan buah cempedak memang tak dapat digantikan oleh nangka. Namun, dilihat dari komposisi gizinya, cempedak tidak kalah dari nangka. Perbandingan komposisi zat gizi cempedak dan nangka dapat dilihat pada tabel.

Komposisi zat gizi nangka dan cempedak per 100 gram
Zat gizi Nangka masak Nangka muda Cempedak
  • Energi (kkal) 106 51 116
  • Protein (g) 1,2 2,0 3,0
  • Lemak (g) 0,3 0,4 0,4
  • Karbohidrat (g) 27,6 11,3 28,6
  • Kalsium (mg) 20 45 20
  • Fosfor (mg) 19 29 30
  • Zat besi (mg) 0,9 0,5 1,5
  • Vit A (SI) 330 25 200
  • Vit B1 (mg) 0,07 0,07 0
  • Vit C (mg) 7 9 15
  • Air (g) 70,0 85,4 67,0
Sumber: Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI (1992)

Cempedak mempunyai nilai energi cukup tinggi, yaitu 116 kkal per 100 gram. Nilai energi pada nangka masak 106 kkal per 100 gram. Tingginya kadar energi pada cempedak berkaitan dengan nilai karbohidratnya yang mencapai 28,6 g per 100 g. Bagi yang sedang berdiet rendah lemak, cempedak dapat jadi pilihan karena kadar lemaknya sangat rendah, yaitu 0,4 g per 100 g.

Seperti nangka, kadar air cempedak cukup tinggi. Fungsi air di dalam tubuh bukan sekadar untuk menghilangkan dahaga, juga untuk mengurangi risiko stroke. Dalam mengonsumsi air minum, kita jarang memedulikan berapa gelas yang seharusnya kita habiskan selama satu hari agar sesuai kebutuhan hidup. Kita biasanya hanya minum kala haus atau sehabis makan.

Padahal, persediaan air yang cukup dalam tubuh sangat dibutuhkan oleh organ-organ dalam menjalankan tugasnya sebagai bagian dan sistem hidup kita. Itu sebabnya mengonsumsi buah yang kaya air (seperti cempedak), sangat penting untuk membantu jumlah asupan air ke dalam tubuh. Air dalam tubuh sangat vital perannya dalam proses pencernaan dan metabolisme. Dalam kedua proses tersebut, air akan mengangkut vitamin dan oksigen untuk memberi makan sel-sel tubuh melalui darah.

Penelitian Prof. DR. Frank Yatsu dari Universitas Houston, Texas, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa asupan air yang cukup akan membantu mengencerkan darah, sehingga memperlancar suplai oksigen ke otak dan mencegah risiko stroke.

Biji, Kulit, dan Daun Bisa Dimakan


Daging buah cempedak biasanya dimakan dalam keadaan segar. Namun, ada pula yang menggorengnya seperti pisang atau mengolahnya menjadi kolak dengan menambahkan santan dan gula. Cempedak enak bila buahnya matang. Tanda buah matang adalah makin jarangnya letak antarduri pada kulit, dan kalau dipukul berbunyi “dug …dug…” dari dalam. Daging buah cempedak yang sudah matang umumnya berwarna kuning, sedangkan ketika masih mentah berwarna putih.

Selain daging buahnya, kulit cempedak juga sering dikonsumsi oleh masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan, yang dikenal dengan nama mandai. Sebelum diolah, masyarakat setempat mengupas bagian luar kulit cempedak, sehingga tampak putih, kemudian membersihkannya. Setelah itu kulit cempedak direndam lebih dulu di dalam air garam selama 2-3 hari, hingga menjadi lunak dan mengalami fermentasi, baru kemudian digoreng. Mandai goreng ini menyerupai pisang goreng, meski ketika digigit rasanya seperti menggigit guratan daging, sehingga menciptakan cita rasa gurih yang khas.

Daun muda cempedak juga banyak digunakan sebagai sayuran. Biji buahnya enak disantap setelah diolah, digoreng, atau direbus seperti biji nangka. Di Malaysia, akar cempedak digunakan sebagai campuran jamu tradisional untuk perempuan yang baru melahirkan.

Jaga Kornea Mata


Cempedak membantu menyehatkan mata, mengingat kandungan vitamin A-nya cukup tinggi, yaitu sekitar 200 SI per 100 gram. Vitamin A berperan dalam menjaga agar kornea mata agar selalu sehat. Mata yang normal biasanya mengeluarkan mukus, yaitu cairan lemak kental yang dikeluarkan sel epitel mukosa, sehingga membantu mencegah terjadinya infeksi. Bila kekurangan vitamin A, sel epitel akan mengeluarkan keratin, sehingga sel-sel membran akan kering dan mengeras. Kondisi tersebut dikenal dengan istilah keratinisasi. Bila berlanjut akan menyebabkan penyakit xeroftalmia, yang kalau tidak diobati akan memicu kebutaan.

Selain vitamin A, cempedak juga mengandung vitamin C yang lebih tinggi daripada nangka, yaitu masing-masing 15 g dan 7 g per 100 gram buah. Kadar vitamin C pada 100 gram cempedak setara dengan 25 persen kandungan vitamin C pada 100 gram jeruk. Mineral penting yang terkandung dalam 100 gram daging buah cempedak adalah kalsium, fosfor, dan zat besi, masing-masing sebanyak 20, 30, dan 1,5 mg.

Satu hal penting dari buah cempedak, yakni mengandung serat pangan (dietry fiber) yang cukup tinggi. Berdasarkan penetitian yang dilakukan Nana Sutisna dan Afiana Hidayanti dari Universitas Pasundan Bandung, kandungan serat pada cempedak mencapai 2,31 persen, lebih tinggi daripada serat durian, yaitu 1,2 persen, maupun stroberi 0,9 persen.

Kehadiran serat pangan sangatlah penting. Selain untuk membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, serat juga dapat menekan angka kolesterol dalam darah. Hal tersebut disebabkan kemampuan serat dalam mengikat asam empedu yang berperan besar dalam pencernaan dan penyerapan lemak.

Beberapa penelitian menunjukkan, makanan yang kaya serat juga baik bagi penderita diabetes karena dapat membantu mengontrol gula di dalam darah.

Kulit Batang Antitumor dan Antimalaria


Bukan hanya buahnya saja, kulit batang cempedak ternyata juga mengandung komponen yang dapat membantu mencegah tumor dan malaria. Hasil penelitian yang dilakukan Prof. Sjamsul Arifin Achmad dari Departemen Kimia Institut Teknologi Bandung, menunjukkan bahwa di dalam kulit batang cempedak dan keluarga nangka-nangkaan terdapat senyawa kimia artoindonesianidin.

Senyawa ini tergolong senyawa flavonoid yang bersifat antioksidan. Uji biologis menunjukkan, hanya dengan konsentrasi kurang dari 4 mikrogram per mililiter, senyawa artoindonesianidin dapat membunuh biakan sel tumor leukemia menjadi tinggal separuhnya. Kemampuan senyawa artoindonesianidin ini termasuk luar biasa. Berdasarkan data dunia farmasi, suatu senyawa layak digunakan sebagai antitumor bila dapat membunuh sel tumor menjadi separuhnya dengan konsentrasi di bawah 10 mikrogram per mililiter.

Hal tersebut tentu merupakan berita gembira bagi penggemar cempedak dan keluarga nangka-nangkaan lainnya. Senyawa tersebut bukan hanya terdapat pada kulit batangnya saja, tetapi juga pada batang dan akar, sehingga ada kemungkinan besar senyawa tersebut juga terdapat pada bagian buahnya. Selain sebagai antitumor, penelitian yang dilakukan oleh Aty Widyawaruyanti dkk dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Surabaya, menunjukkan pada kulit batang cempedak terdapat senyawa utama heteriflavon C yang dapat menghilangkan parasit penyebab malaria hingga 100 persen.

Penemuan tersebut mempunyai arti penting karena berdasarkan catatan WHO, ada 300 juta hingga 500 juta kasus malaria setiap tahun. Penduduk di Indonesia Timur juga telah banyak menggunakan kulit batang cempedak ini sebagai obat tradisional untuk mengatasi malaria.

Sumber Bacaan :
http://bakulatz.wordpress.com/2011/12/10/manfaat-buah-cempedak/
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Budidaya Jamur Tiram - All Rights Reserved
Template Modification by Kang Icong Published by Icong Online
Proudly powered by Blogger