Headlines News :

Latest Post

Cara Panen dan Perawatan Jamur Tiram

Cara merawat baglog menjelang panen pertama. Setelah anda siap dengan persediaan baglog baik dari pembuatan anda sendiri, maupun dengan membelinya dari orang lain maka langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah :
1- penataan baglog pada rak dalam ruangan spawning 
 Tata dengan baik baglog diatas rak-rak yang sudah anda sediakan.

2- Penyiraman atau pengkabutan baglog sebelum membuka tutup
  Baglog yang belum dibuka penutupnya siram atau kabut permukaan baglog dengan menggunakan selang atau sprayer pompa manual selama 2 hari berturut-turut,dengan minimal 3 kali sehari,tetapi jika suhu terlalu panas maka dapat dilakukan sampai 4 kali sehari.

3- Pembukaan cin-cin dan kertas penutup baglogSetelah 2 hari, baglog yang sudah disiram dibuka cin-cin dan kertas penutup baglog, setelah keduanya terlepas lalu gulungkan plastik ujung baglog agar permukaan media tanam terbuka lebar, sehingga jamur dapat tumbuh dengan bebas4- Penyiraman atau pengkabutan baglog setelah pembukaan tutup
 Penyiraman atau pengkabutan pada baglog yang sudah dibuka tutupnya tidak berbeda pada penyiraman atau pengkabutan sebelum tutup baglog dibuka,,Setelah usia baglog beberapa hari terhitung setelah pembukaan tutup baglog, maka bibit jamur dalam baglog akan mulai tumbuh dan membentuk daun/tiram jamur,.Dan setelah 24 jam jamur akan membesar maksimal, artinya jamur siap dipanen.

CARA MERAWAT BAGLOG MENJELANG PANEN KEDUA

Setelah panen pertama maka langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah :

1- menutup baglog dan membalikan posisi
  Setelah panen pertama selesai maka lipat kembali plastik baglog sehingga permukaan baglog tertutup kembali, kemudian rubah posisi baglog 180°, dengan posisi kepala baglog berada dibawah, selama 3 sampai 4 hari, selama proses ini baglog cukup disiram 1 kali dalam sehari.

2- perubahan kembali posisi baglog
 Setelah 3 sampai 4 hari dalam proses pembalikan baglog, lalu baglog kembalikan keposisi awa,l lalu kemudian lipat kembali plastik dikepala baglog sehingga kepala baglog terbuka kembali, dan lakukan penyiraman atau pengkabutan 3 sampai 4 kali sehari.

CARA MERAWAT BAGLOG MENJELANG PANEN KETIGA

Setelah panen kedua maka langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah :

1-Buka lipatan plastik pada kepala baglog, kemudian potong ujung plastik pas diujung permukaan media tanam.

2- Kemudian lakukan penyiraman 3 sampai 4 kali sehari. Setelah selama 6 sampai 7 hari kecambah jamur kembali tumbuh, dan siap panen setelah 24 jam terhitung dari mulai kecambah tumbuh.

CARA PERAWATAN MENJELANG PANEN KEEMPAT

Setelah proses panen ketiga selesai langkah yang harus anda lakukan adalah:

1- Lakukan pengirisan dengan pisau cutter pada permukaan kepala baglog, setebal kurang lebih 3 sampai 5 mm

2- Setelah itu lakukan kembali penyiraman 3 sampai 4 kali sehari

CARA MEMANEN JAMUR

Jamur tiram yang sudah siap dipanen biasanya bergerombol dalam satu rumpun generasi, dan biasanya jamur yang tumbuh didak merata , ada yang berukuran n besar dan kecil, akan tetapi dalam memenen jamur ini harus mengambil semua rumpun tersebut, dengan cara mengelupas bonggolnya sehingga terkelupas dari madia tanam, dan jika hanya sebagian saja yang di petik maka sisa jamur yang lainnya dalam rumpun tersebut akan layu dan mati.Cara memanen ini berlaku dalam proses panen 1,2,3, dan 4.

CATATAN

1-Pada umumnya hasil panen ke 1 ke 2 dan seterusnya akan mengalami penurunan bobot hasil panen

2-Pada umumnya baglog berkapasitas 4 kali panen, akan tetapi terkadang ada yang masih bisa sampai penen ke 5, hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:-perawatan yang sangat teliti-kualitas kandungan nutrisi dalam baglog

3-setelah baglog tidak produktif lagi maka baglog tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, media jamur merang, media budidaya belut, dll

Sumber

Website Resmi Kementrian dan Departemen Yang Buka Lowongan CPNS 2013

Berikut Ini Alamat Website Resmi Kementrian serta departemen yang akan membuka lowongan CPNS 2013 silahkan di bookmark dan di share guna melihat pengumuman Lowongan di situs resmi masing masing

Kementerian yang akan membuka lowongan CPNS dari jalur umum tahun ini :

1 Kementerian Koordinator Bidang Polhukam : http://www.polkam.go.id/
2 Kementerian Koordinator Bidang Kesra : http://www.menkokesra.go.id/
3 Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian : http://www.ekon.go.id/
4 Kementerian Dalam Negeri : http://www.kemendagri.go.id/
5 Kementerian Luar Negeri : http://www.kemlu.go.id/
6 Kementerian Pertahanan : http://www.kemhan.go.id/kemhan/
7 Kementerian Hukum dan HAM : http://www.kemenkumham.go.id/
8 Kementerian Keuangan :
9 Kementerian ESDM : http://www.esdm.go.id/
10 Kementerian Perindustrian : http://kemenperin.go.id/
11 Kementerian Perdagangan : http://www.kemendag.go.id/
12 Kementerian Pertanian : http://www.deptan.go.id/
13 Kementerian Kehutanan : http://www.dephut.go.id/
14 Kementerian Perhubungan : http://www.dephub.go.id/
15 Kementerian Kelautan dan Perikanan : http://www.kkp.go.id/
16 Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi : http://www.depnakertrans.go.id/
17 Kementerian Kesehatan : http://www.depkes.go.id/
18 Kementerian Pekerjaan Umum : http://www.pu.go.id/
19 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan : http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/
20 Kementerian Sosial : http://www.kemsos.go.id/
21 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif : http://www.budpar.go.id/asp/index.asp
22 Kementerian Lingkungan Hidup : http://www.menlh.go.id/
23 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak : http://www.menegpp.go.id/
24 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional : http://www.bappenas.go.id/
25 Kementerian PANRB : http://www.menpan.go.id/
26 Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal : http://www.kemenegpdt.go.id/
27 Kementerian Perumahan Rakyat : http://kemenpera.go.id/
28 Kementerian Pemuda dan Olahraga : http://www.kemenpora.go.id/
29 Kementerian Sekretariat Negara : http://www.setneg.go.id/

Lembaga

30 Arsip Nasional RI (ANRI) : http://www.anri.go.id/
31 Lembaga Administrasi Negara (LAN) : http://www.lan.go.id/
32 Badan Kepegawaian Negara (BKN) : http://www.bkn.go.id/
33 Perpustakaan Nasional (PERPUSNAS) : http://www.pnri.go.id/
34 Badan Pusat Statistik (BPS) : http://www.bps.go.id/
35 Badan Inteljen Negara (BIN) : http://www.bin.go.id/
36 Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) : http://www.bkkbn.go.id/
37 Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN) : http://www.lapan.go.id/
38 Badan Informasi Geospasial (BIG) : http://www.bakosurtanal.go.id/
39 Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) : http://www.bpkp.go.id/
40 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) : http://www.lipi.go.id/
41 Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT): http://www.bppt.go.id/
42 Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) : http://www.bkpm.go.id/
43 Badan Pertanahan Nasional (BPN): http://www.bpn.go.id/
44 Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) : http://www.pom.go.id/
45 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) : http://www.bmkg.go.id/
46 Badan Nasionala Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) : http://www.bnp2tki.go.id/
47 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) : http://www.bnpb.go.id/
48 Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah : http://www.lkpp.go.id/
49 Badan SAR Nasional : http://www.basarnas.go.id/
50 Badan Narkotika Nasional (BNN) : http://www.bnn.go.id/
51 Badan Standarisasi Nasional (BSN): http://www.bsn.go.id/
52 Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) : http://www.batan.go.id/
53 Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) : http://www.bapeten.go.id/
54 Badan Nasional Penanggulangan Terorisme RI (BNPT) : http://www.bnpt.go.id/
55 Kejaksaan Agung : http://www.kejaksaan.go.id/
56 Sekretariat Kabinet : http://www.setkab.go.id/
57 Sekretariat Jenderal BPK :
58 Sekretariat Jenderal DPR : http://www.dpr.go.id/id/setjen/tentang-setjen
59 Sekretariat Mahkamah Agung : http://www.mahkamahagung.go.id/
60 Sekretariat Mahkamah Konstitusi : http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/
61 Sekretariat Komisi Yudisial : http://www.komisiyudisial.go.id/
62 Sekretariat Komisi Nasional HAM : http://www.komnasham.go.id/
63 Sekretariat KPU http://www.kpu.go.id/
64 Badan Koordinasi Keamanan Laut (BAKORKAMLA) : http://www.bakorkamla.go.id/
65 PPATK : http://www.ppatk.go.id/

Materi Resmi Soal Ujian Seleksi CPNS 2013 baik untuk honorer maupun pelamar umum meliputi:


1) Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang terdiri dari: a) Tes Wawasan Kebangsaan (TWK); b) Tes Intelegensi Umum (TIU); c) Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

2) Tes Kompetensi Bidang (TKB) untuk formasi tertentu.

Jadi fokuslah belajar agar Anda bisa benar-benar siap menghadapi Ujian CPNS tahun ini.

"Kesalahan terbesar orang yang gagal adalah terlalu banyak berpikir dan tidak segera melakukan tindakan"

Jebakan Tikus Kreatif Ala Petani Jamur

sumber gmb.: nurfitrianti-23.blogspot.com
Ini sebuah kreatifitas unik petani jamur dari Pati dalam usahanya mengusir hama tikus. Berangkat dari serangan tikus terhadap kumbung dan tikus sebagai ham utama dalam budidaya jamur tiram, bukan hanya terhadap bibit yang sedang di inokulasi tetapi juga mengacak-acak lognya juga.

Berbagai cara pun dilakukan untuk menggusur pengerat itu. Mulai dari cara gropyokan, mengasapi lubang
tikus, sampai cara konvensional dengan jebakan atau pun racun. Sayang, tikus bak gugur satu tumbuh seribu. Semakin diberantas, semakin merajalela. Tinggallah petani gigit jari dirundung hutang.

Ada cara sederhana dengan memanfaatkan makhluk yang kerap terlupakan: semut.

Muncullah sebuah ide kreatif mengatasi hama tikus secara alami dengan memanfaatkan semut sebagai pengusir tikus. Dengan cara sederhana, yaitu mengerahkan semut yang tak pernah menyia-nyiakan setitikpun makanan itu untuk menyerang kawanan tikus. Tak cuma tikus dewasa, bayi-bayi tikus yang mestinya aman dalam liangpun menjadi target buruan semut.

"Tikus dewasa bisa lari menyingkir, tapi yang terlalu muda akan menjadi mangsa semut"

Dengan menggunakan jebakan berupa bumbung bambu. Mula-mula dengan memasukkan 100 gram tapioka ke dalam 1 lter air lalu panaskan di atas api hingga mendidih sambil di aduk aduk. Berikutnya 200 gram gula kelapa / gula jawa dimasukkan lalu diaduk rata. Setelah mendidih, sisakan air ± 500 ml, angkat dari perapian dan biarkan mendingin. Selanjutnya belah bumbung bambu seukuran tubuh tikus dewasa kira-kira sepanjang 25—30 cm dan bergaris tengah 4—6 cm.

Kemudian oleskan jenang yang luar biasa lengket itu ke sisi dalam bumbung lalu satukan kembali kedua belahan bumbung dengan kawat atau tali. Di tengah-tengah bumbung letakkan pemikat beraroma menyengat yang digemari tikus, seperti ikan asin atau dengan biskuit racun tikus dll. Tikus yang tertarik akan memaksa masuk bumbung sehingga tubuhnya berlumur jenang. Saat ia kembali ke liang, jejak jenang itu membawa semut ke liang. Dalam kurun ± seminggu, tikus pun hengkang lantaran tidak tahan serangan semut.

Selamat mencoba...

Kalau tidak mau repot-repot menyiapkan segala macam peralatannya, bisa juga digunakan cara yang lebih modern dengan menggunakan peralatan electronik pengusir hama tikus. 

Silahkan klik link berikut: Peralatan Electronik Pengusir Hama Tikus

Tepung Jamur Tiram

TEPUNG JAMUR TIRAM..........yang sederhana penuh harapan:

  1. Bersihkan jamur yang sudah dipetik dari berbagai kotoran yang menempel.....
  2. Cuci bersih beberapa kali....terakhir bilas dengan guyuran air bersih....
  3. Rendam dengan pemutih (saat ini jangan dulu yaaa.... apalagi untuk eksport)
  4. Buang sisa air dengan cara memeras jamur pakai tangan....atau menggunakan spinner mesin cuci....tapi hati2 dengan sabun tersisa...

PENGERINGAN :

  1. Penjemuran dengan tenaga sinar matahari (alami) sekitar 2-3 hari hingga jamur kering dan bisa dipatahkan.....Cara ini sederhana, murah, tapi lambat dan relatif kurang hygienis karena terbuka.
  2. Pengeringan dengan cara di oven dengan suhu ruang oven maksimum 60*C....untuk menahan suhu oven tidak melebihi 60*C... pintu oven bisa dibuka secukupnya.....Cara ini lebih cepat, tapi memerlukan biaya pengadaan oven dan bahan bakar...disamping jumlah yang bisa dikeringkan relatif sedikit.....resiko lainnya yaitu kadang terjadi browning (pencoklatan berlebihan) dan mengurangi mutu tepung....
  3. Pengeringan dengan blower (kipas angin) dan Tunnel (lorong).... cara pengeringan ini relatif alami, tapi lebih cepat dibandingkan dengan hanya dijemur saja...lebih hygienis dengan biaya operasional lebih murah dibandingkan dengan oven.....
  4. Gado-gado.... cara pengeringan mirip ke 3 contoh diatas dengan mempertimbangkan jumlah jamur yang akan dikeringkan....dengan prinsip :
  • Hygienis (Standar ekspor).....
  • Murah/hemat/ekonomis....
  • Warna putih bersih
  • Ukuran tepung (mesh) sesuai ketentuang buyer (pembeli)...

Rendemen yang pernah dicoba baik JMC maupun PATIH....kisaran 6,5 % - 8,5 % atau menghasilkan 65-85 gram tepung tiap kg jamur segar/basah....

Semoga bermanfaat...

Oleh : Mbah Phip Apriatna, link sumber
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Budidaya Jamur Tiram - All Rights Reserved
Template Modification by Kang Icong Published by Icong Online
Proudly powered by Blogger